GKI Cimahi

Bertumbuh Dalam Kristus,
Menjadi Berkat Bagi Sesama

Visi GKI Cimahi

Berjalan bersama dan mengembangkan potensi GKI Cimahi

Misi GKI Cimahi

  1. Menggali dan menemukan talenta dan potensi anggota Jemaat dan simpatisan.
  2. Mengelola dan memberdayakan talenta dan potensi anggota jemaat dan simpatisan.
  3. Memadukan talenta dan potensi anggota jemaat dan simpatisan dalam berjalan bersama sebagai GKI Cimahi.
  4. Mendorong keterlibatan umat dalam kehidupan menggereja.
Renungan Harian

TEGAR DI TENGAH UJIAN HIDUP

Kejadian 29 : 15 – 28
Menjalani hidup di dunia ini tidaklah mudah. Ada banyak persoalan yang timbul dari dalam diri kita sendiri atau yang disebabkan dari luar diri sendiri. Yang disebabkan oleh diri sendiri bisa karena pola hidup dan makan yang tidak baik, atau melakukan kesalahan dalam bertindak atau berpikir, membuang sampah sembarangan yang menyebabkan banjir. Yang disebabkan dari luar diri kita sendiri adalah bencana alam, tindakan ugal-ugalan orang lain yang menyebabkan kita menderita, dan masih banyak lagi.

Terhadap persoalan-persoalan tersebut, apa yang membuat kita bisa bertahan? Mungkin kita punya jawaban: demi anak-cucu kita, demi pasangan hidup kita, atau
karena kita masih punya harapan. Kejadian 29 : 15-28 menceritakan tentang Yakub yang harus mengalami ujian hidup yang tidak sebentar dan kekecewaan karena ditipu oleh Laban untuk mendapatkan
Rahel. Yakub harus bekerja 14 tahun, bukan waktu yang singkat. Apa yang membuat Yakub dapat bertahan sampai 14 tahun untuk mendapatkan Rahel? Alasan yang pertama mungkin karena Yakub sangat mencintai Rahel. Ada alasan kedua yang lebih mendalam dari hanya sekadar Yakub sangat mencintai Rahel yaitu pengalaman Yakub berjumpa dengan Tuhan Allah di Betel. Pengalaman rohani Yakub berjumpa dengan Tuhan yang memberi Yakub punya daya tahan di luar kemampuan kemanusiaannya.

Cinta kepada keluarga itu sangat penting tapi yang lebih penting lagi adalah cinta yang mendalam kepada Tuhan yang membuat kita tidak akan mudah digoyahkan
oleh keputusasaan.

Pengalaman berjumpa dan mencintai Tuhan dengan mendalam akan membuat kita merasa yakin bahwa Tuhan selalu setia dan menemani kita dalam setiap situasi hidup, meski pun kita sering tidak setia kepada Tuhan.

Oleh karena itu, mari kita selalu melihat dan mengingat semua kebaikan Tuhan dalam kehidupan kita, agar kita selalu mengalami kebaikan dan karya Tuhan.
Mari, kita dan keluarga kita selalu berjalan dalam Tuhan saja. Tuhan yang setia di masa lalu, pasti setia juga pada saat ini dan hari-hari selanjutnya. Tuhan Yesus berkati. Amin.
ST
Warta Jemaat